weleh weleh lama tak jumpa karena kesibukan yang sangat banyak dan penyakit yang tak bisa di ajak kompromi maka di kesempatan ini saya berniat posting aja daripada vakum. sobat papua yang saya cintai di berita televisi maupun radio sekarang lebih sering kita dengar bahasan masalah harga kedelai yang semakin hari semakin membumbung tinggi. bagaimana hal ini bisa terjadi? pasti itu pertanyaan yang banyak muncul di benak kita karena Indonesia negara agraris tang sempat merajai dunia pertanian ternyata kini tak sanggup mencukupi kebutuhan pokoknya sendiri, sehingga meng inpor dari negara tetangga. bagaimana sih sebenarnya nasib para petani Indonesia? apa penyebab kurangnya pasokan bahan tersebut. satu hal yang pasti bisa di dapatkan adalah tidak adanya perhatian yang serius terhadap para petani kita, semua hanya terfokus pada masalah pemberantasan KORUPSI saja apakah kita akan kenyang dengan menangkap para koruptor dan melakukan reformasi? tentu tidak kan, sebaiknya pemerintah segera mengambil tindakan dengan memberi insulin kepada para petani yang bisa merangsang gairah mereka untuk bercocok tanam dan menghasilkan komoditi yang layak ekspor layaknya di jaman bpk SOEHARTO dimana para petani bisa hidup makmur dan bisa menghasilkan panen yang membuat kita menjadi negara yang Swasembada pangan. para petani kita tidak butuh hal yang muluk-muluk kok hanya butuh pupuk murah, stabil harga dan manajemen penjualan hasil pertanian mereka (KUD wajib menampung hasil dan mendirikan kelompok tani untuk mengkoordinir penjualan) nah kita baiknya segera sadar akan hal ini demi makmurnya bangsa, seimbangkan antara urusan Korupsi dan Urusan Nasi yang pada dasarnya Nasi merupakan bahan pokok di indonesia. tidak terlepas dari itu kedelai juga harus segera menemukan penyelesaian agar tidak berlarut2 bayangkan harga TEMPE yang kini telah mencapai 8OO di papua Wow fantastis bukan? tempe menjadi makanan mewah untuk saat ini. sekiranya itulah sedikit celoteh dari papua semoga bisa menjadi sharing bagi kita semua. bagi sobat yang mempunyai terobosan untuk mengatasi masalah ini silahkan berkomentar saja. siapa tahu dilain waktu ada anggota dewan yang berkunjung kesini dan membaca *wew mimpi kali yeee












Oktober 27, 2008 pukul 6:03 am
kami ada kedelai murah